8 Dafar Buku yang Harus Dibuat Sebagai Kelengkapan Administrasi di GP Ansor

Suatu organisasi dapat berjalan dengan baik jika didukung dengan administrasi yang lengkap. Tujuan suatu organisasi membuat sistem administrasi bukan untuk mempersulit anggotanya dalam melaksanakan tugas, justru malah sebaliknya.

Dengan kelengkapan administrasi yang sempurna, dapat memudahkan organisasi tersebut untuk mencapai tujuannya. Dan salah satu bentuk administrasi yang sangat penting adalah adanya buku buku administrasi.


Kesempatan pagi ini, Infojempol ingin memerikan daftar buku-buku administrasi yang ada di Organisasi GP Ansor. Gerakan pemuda Ansor merupakan salah satu Badan Semi Otonom Nahdlatul Ulama, sobat sudah tahu kan ya?

Tujuan dari adanya administrasi ini adalah sebagi berikut
  • a. Mendukung kinerja organisasi secara umum;
  • b. Menjamin penyelenggaraan administrasi yang teratur; 
  • c. Mengoptimalkan fungsi kesekretariatan.

Dan kira-kira ada berapa buku yang harus dimiliki oleh GP Ansor? Jumlahnya ada 8, itu bersumber dari Peraturan Organisasi GP Ansor tentang Sistem Administrasi.

Apa saja daftar nama bukunya, silahkan baca di bawah ini beserta penjelasannya

1. Buku Daftar Inventaris

  • Buku Daftar Inventaris adalah buku yang digunakan untuk mencatat barang/aset/inventaris organisasi.
  • Buku Daftar Inventaris dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom, sebagai berikut:
    • Nomor urut barang;
    • Nomor indeks/kode barang;
    • Nama satuan/jenis barang;
    • Jumlah barang;
    • Asal mula barang;
    • Harga satuan barang (kalau diperoleh dengan membeli);
  • Keterangan : misalnya ada penambahan barang, rusak/terpakai.

2. Buku Notulensi

  • Buku Notulensi adalah buku catatan resmi tentang pembicaraan,kesepakatan atau keputusan yang diambil dalam pertemuan, rapat-rapat atau diskusi-diskusi.
  • Buku Notulensi juga merupakan bahan pertimbangan, peringatan dan evaluasi setiap menyelenggarakan pertemuan, rapat dan diskusi pada tahap-tahap berikutnya.
  • Buku Notulensi, memuat antara lain:
    • Nama pertemuan;
    • Hari, tanggal pertemuan;
    • Waktu pertemuan (jam mulai dan berakhir);
    • Tempat pertemuan;
    • Jumlah undangan dan jumlah peserta;
    • Nama dan jabatan yang memimpin;
    • Nama dan jabatan notulis;
  • Kesimpulan-kesimpulan dari setiap pembicaraan; j. Keputusan-keputusan yang diambil; k. Rekomendasi (jika ada).

3. Buku Tamu

  • Buku Tamu adalah buku yang digunakan untuk mencatat tamu-tamu yang datang dan berkeperluan dengan organisasi.
  • Buku Tamu dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Hari, tanggal, jam;
    • Nama lengkap tamu;
    • Organisasi/institusi tamu;
    • Jabatan/status tamu;
    • Alamat;
    • Keperluan;
    • Tanda tangan tamu.

4. Buku Daftar Hadir

  • Buku Daftar Hadir adalah buku yang digunakan untuk mencatat kehadiran peserta rapat, diskusi, lokakarya, pelatihan atau pertemuan-pertemuan lain.
  • Buku Daftar Hadir dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Nama lengkap;
    • Jabatan;
    • Alamat;
    • Tanda tangan.
  • Di setiap halaman Buku Daftar Hadir ditulis nama, hari/tanggal dan agenda pertemuan.

5. Buku Daftar Kegiatan

  • Buku Daftar Kegiatan adalah buku yang digunakan untuk mencatat setiap kegiatan organisasi, baik internal maupun eksternal.
  • Buku Daftar Kegiatan dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Nama/jenis kegiatan;
    • Hari/tanggal pelaksanaan kegiatan;
    • Waktu (jam mulai dan berakhir);
    • Tempat pelaksanaan;
    • Penyelenggara;
  • Keterangan: mencatat hal-hal yang penting, seperti adanya makalah, dsb.

6. Buku Keuangan

  • Buku Keuangan adalah buku pembukuan keuangan, baik pemasukan maupun pengeluaran anggaran organisasi.
  • Buku keuangan dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Tanggal transaksi (pemasukan/pengeluaran);
    • Uraian sumber pemasukan;
    • Uraian penggunaan dana;
    • Debit;
    • Kredit;
    • Jumlah;
    • Keterangan (jika perlu).
  • Buku dapat dipisahkan antara buku kas umum dan buku pembantu.

7. Buku Ekspedisi

  • Buku Ekspedisi adalah buku yang digunakan untuk mencatat pengiriman surat/barang administrasi/perlengkapan organisasi baik melalui kurir maupun pos.
  • Buku Ekspedisi berguna sebagai bukti bahwa barang yang dikirim benar-benar telah diterima oleh yang bersangkutan.
  • Buku Ekspedisi dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Tanggal pengiriman;
    • Jenis barang;
    • Alamat tujuan;
    • lIsi/perihal (jika berupa surat);
    • Tanggal dan nomor surat (jika berupa surat); n. Lampiran (jika ada);
    • Tanda tangan penerima/tera pos.

8. Buku Agenda

  • Buku Agenda adalah buku pencatatan keluar dan masuknya surat yang digunakan untuk mengagendakan peristiwa atau kejadian pada surat.
  • Buku Agenda dibagi menjadi dua, yaitu:
    • Buku Agenda Surat Keluar;
    • Buku Agenda Surat Masuk.
  • Buku Agenda Surat Keluar dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Nomor surat;
    • Tanggal surat;
    • Tujuan surat;
    • Isi/perihal surat;
    • Keterangan.
  • Buku Agenda Surat Masuk dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • Nomor urut;
    • Tanggal surat diterima;
    • Pengirim;
    • Isi/perihal surat;
    • Tanggal surat;
    • Terusan;
    • Catatan disposisi;
    • Keterangan;

Ngomong ngomong, sumbernya dari mana ini min?, kami mengutipnaya dari PO GP Ansor tentang kelengkapan administrasi. Jika ingin membaca secara lengkap, silahkan cari saja di kotak pencarian, karena Infojempol sudah memuatnya di blog ini.

Oiya, hingga saat ini GP Ansor sudah mengeluarkan 20 Peraturan Organisasi (PO) lho, dan 17 diantaranya adalah versi terbaru, dan tahun 2018 atau tahun 2019 nanti InsyaAllah masih berlaku. Ingin tahu  apa saja daftar PO nya, soabt dapat membuka halaman 20 Peraturan Organisasi Gerakan Pemuda Ansor (PO GP ANSOR) Terbaru 2018

Oke sobat, semoga artikel tentang Dafar Buku yang Harus Dibuat Sebagai Kelengkapan Administrasi di GP Ansor yang kami berikan kali ini dapat bermanfaat untuk sobat semua, khususnya para anggota GP Ansor

Nomor Kode Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia. Sehingga tak heran jika oragnisasi yang identik dengan warna hijau tersebut memiliki Badan Semi Otonom (Banom). Jumlah Banomnya pun juga tidak bisa dikatakan sedikit.

Apa sih Banom itu?
Banom adalah unit kegiatan yag bertugas mengurus kelompok tertentu.

Karena banyaknya masyarakat yang tergabung dalam organisasi NU, dan mereka berasal dari berbagai kalangan, gender dan usia, maka untuk mengelompokannya, di bentuklah Banom NU.

Tujuannya supaya semua kalangan masyarakat terwadahi sesuai dengan kriteria mereka masing masing.

Maksudnya gimana sih min, kon jadi tambah mbulet?
Yah.. gini contohnya:


Para anggota NU yang berjenis kelamin perempuan, mereka dikelompokkan sendiri, dan diurus oleh organisasi yang namanya Muslimat Nahdlatul Ulama. Nah muslimat NU inilah yang disebut Banom.

Ada lagi, anggota NU yang anggotanya perempuan remaja, mereka diurus oleh Banom yang bernama Fatayat NU

IPNU merupakan salah satu banom NU yang mengurus para pelajar putra, sedangkan para pelajar putri diurus oleh Banom yang namanya IPPNU.

Gerakan Pemuda Ansor, atau yang lebih dikenal dengan sebuatan GP Ansor bertugas mengurus kelompok pemuda. Dan kesempatan kali ini, Info Jempol akan membahas tentang GP Ansor.

Berikut ini asal nama Ansor yang Admin kutip dari Wikipedia
Nama Ansor ini merupakan saran KH. Abdul Wahab (ulama besar sekaligus guru besar kaum muda saat itu), yang diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang telah berjasa dalam perjuangan membela dan menegakkan agama Allah. Dengan demikian ANO dimaksudkan dapat mengambil hikmah serta tauladan terhadap sikap, perilaku dan semangat perjuangan para sahabat Nabi yang mendapat predikat Ansor tersebut. Gerakan ANO (yang kelak disebut GP Ansor) harus senantiasa mengacu pada nilai-nilai dasar Sahabat Ansor, yakni sebagi penolong, pejuang dan bahkan pelopor dalam menyiarkan, menegakkan dan membentengi ajaran Islam. Inilah komitmen awal yang harus dipegang teguh setiap anggota ANO (GP Ansor)

Karena jumlah anggota GP Ansor yang semakin tahun semakin banyak, dan keberadaanya tersebar di seluruh nusantara, maka untuk memudahkan kegiatan Administrasi, dibuatkanlah kode khusus yang berupa angka romawi nomor 1 hingga 34.

Nomor tersebut diberikan pada setiap Daerah/ Provinsi yang ada di Indonesia.
Berikut ini Nomor Kode Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor

Bagian Kesatu
Kode Pimpinan Wilayah

Pasal 5
  1. Kode PW menggunakan angka Romawi.
  2. Kode PW sebagaimana dimaksud pada ayat 1 adalah sebagai berikut
NO
Nama Daerah
KODE
01.
Nangroe Aceh Darussalam
: I
02.
Sumatera Utara
: II
03.
Sumatera Barat
: III
04.
Riau
: IV
05.
Jambi
: V
06.
Sumatera Selatan
: VI
07.
Lampung
: VII
08.
DKI Jakarta
: VIII
09.
Jawa Barat
: IX
10.
Jawa Tengah
: X
11.
DI Yogyakarta
: XI
12.
Jawa Timur
: XII
13.
Kalimantan Barat
: XIII
14.
Kalimantan Selatan
: XIV
15.
Kalimantan Tengah
: XV
16.
Kalimantan Timur
: XVI
17.
Sulawesi Selatan
: XVII
18.
Sulawesi Tenggara
: XVIII
19.
Sulawesi Tengah
: XIX
20.
Sulawesi Utara
: XX
21.
Bali
: XXI
22.
Nusa Tenggara Barat
: XXII
23.
Nusa Tenggara Timur
: XXIII
24.
M a l u k u
: XXVIII
25.
P ap u a
: XXV
26.
Bengkulu
: XXVI
27.
B a n t e n
: XXVII
28.
Bangka Belitung
: XXVIII
29.
Maluku Utara
: XXIX
30.
Gorontalo
: XXX
31.
Kepulauan Riau
: XXXI
32.
Sulawesi Barat
: XXXII
33.
Papua Barat
: XXXIII
34.
Kalimantan Utara
: XXXIV

Untuk menyimpan diatas, Info Jempol sudah menyiapkan file nya dalam bentuk gambar, silahkan disimpan gambarnya di abwah ini:


Bagian Kedua
Kode Pimpinan Cabang

Pasal 6
  1. Kode PC menggunakan angka disertai dengan kode PW yang dipisahkan dengan tanda strip (-).
  2. Kode PC sebagaimana ayat 1 ditetapkan oleh PP.
  3. Kode PC sebagaimana ayat 2 menjadi lampiran yang tak terpisahkan dari Peraturan Organisasi ini.

Bagian Ketiga
Kode Pimpinan Anak Cabang

Pasal 7
  1. Kode PAC menggunakan alfabet dengan huruf kapital dan nomor kode PC yang dipisahkan dengan tanda strip (-).
  2. Kode PAC sebagaimana ayat 1 ditetapkan oleh PW.

Bagian Keempat
Kode Pimpinan Ranting

Pasal 8
  1. Kode PR menggunakan angka dan nomor kode PAC yang dipisahkan dengan tanda strip (-).
  2. Kode PR sebagaimana ayat 1 ditetapkan oleh PC.

Bagian Kelima
Pemakaian Kode

Pasal 9
  1. Kode sebagaimana Pasal 5, Pasal 6, Pasal 7 dan Pasal 8 digunakan pada atribut organisasi atau peralatan organisasi.
  2. Penggunakan kode sebagaimana ayat 1 diletakkan pada bagian bawah lambang GP Ansor pada pada atribut organisasi atau peralatan organisasi, kecuali pada bendera.
-------------------
Informasi di atas Admin ambil dari Peraturan Organisasi GP Ansor Tentang Pedoman Penyelenggaraan Administrasi Gerakan Pemuda Ansor.

Kami menyertakan juga nomor pasalnya, dengan tujuan memudahkan sobat jika hendak mencari informasi tersebut di PO GP Ansor.

Hingga saat ini, Gerakan Pemuda Ansor telah mengelaurkan setidaknya 20 Peraturan Organisasi, apa saja ke dua puluh PO tersebut?, silahkan sobat lihat pada halaman ini : 20 Peraturan Organisasi Gerakan Pemuda Ansor (PO GP ANSOR) Terbaru

Demikian artikel Infojempol tentang Nomor Kode Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor. Dan hingga saat ini, tahun 2018, Kode wilayah tersebut masih berlaku, dan belum mengalami perubahan sejak tanggal ditetapkan (3 Juni 2016).

Dan kemungkinan besar, di tahun 2019, 2020 dan beberapa tahun berikutnya juga belum mengalami perubahan

5 Cara Paling Ampuh Mengatasi Cowok (Pacar) yang Sedang Marah

Hubungan untuk saling mengenal satu sama lain sebelum menuju ke jenjang pernikahan disebut pacaran. Masa seperti itu memang sangat indah. Dimana satu sama lainnya saling memberikan perhatian, saling memahami dan saling mengisi kekurangan pasangannya.

Saat pacaran, seorang cewek atau cowok cenderung menutupi kelemahan yang ia miliki kepada pasangannya. Hal itu karena dia ingin dianggap sosok yang sempurna oleh pasangganya. Sebenarnya hal tersebut salah.

Seorang pria/ wanita harus juga  menampakkan kekurangan/ kelemahnnya kepada pasangannya. Tujuannya untuk menunjukkan kepadanya bahwa dia adalah orang yang punya batasan.

Dengan menunjukkan kekurangan, kita bisa melihat respon si doi, apakah dia orang yang bisa menerima kekurangan orang lain, atau sebaliknya. Dengan begitu, sobat bisa mengambil keputusan kedepannya


Tujuan saling memahami adalah untuk membuat kehidupan rumah tangga kita nantinya menjadi lebih baik, dan kuncinya ada disini 3 Kunci membuat kehidupan menjadi lebih baik

Dalam masa pacaran, umunya seorang wanita yang sering ngambek, namun tidak selamanya begitu. Ada waktu dimana seorang pria juga merasa marah dan kecewa kepada pasangannya.

Jadi kesempatan kali ini, Infojempol akan berbagi tips khusus buat cewek yang memiliki pacar sedang marah.

Berikut ini tips menghadapi pacar cowok yang marah

1. Tunjukkan perhatian dan rasa sayangmu

Cuek saat si cowok sedang marah bukan langkah yang tepat. Karena dengan kamu tidak memperhatikan kondisinya, justru hanya akan membuat si cowok berfikir kalau kamu tidak memiliki perhatian kepadanya.

Minimal dengan menyapanya melalui sms atau menghubunginya secara langsung melalui telepon, itu sudah menunjukkan kalau kamu perhatian kepadanya. Namun ingat jangan berlebihan dalam memberikan perhatian kepadanya saat dia marah. Karena justru bisa membuatnya risih dan nggak nyaman.

Bila ia mengabaikan pesan-pesan yang kamu kirimkan, cukup katakan saja bahwa kamu akan terus menunggu kabar darinya. Bilang juga kalau kamu akan selalu ada kapanpun saat dia membutuhkanmu. Percaya apa tidak, bahwa mayoritas cowok akan luluh saat kamu katakan hal seperti itu.

2. Dengarkan keluh kesahnya

Ada kalanya seorang pria mendapatkan permasalahan, entah dari keluarganya, tugas kuliah, ataupun di tempat kerjanya. Beberapa pria memilih untuk tidak menceritakan masalahnya kepada parapasangannya, entah apa alasannya, yang jelas dia lebih memilih untuk memendam maslah itu sendiri.

Dan saat itu, tanpa sengaja sikap kamu membuat dia marah dan kecewa. Dalam situasi seperti ini pasti kamu akan merasa heran, dan bertanya tanya, ada apa dengannya?

Kemungkinan yang paling besar adalah dia sedang mendapatkan masalah, dan sengaja menyembunyikannya darimu. Dan kamu harus tahu ini.

Di situasi seperti ini, kamu harus mengajaknya ketemuan, cari tempat yang nyaman untuk ngobrol. Jika dia menolak, kamu yang harus rela nyamperin dia. Ajak dia bercengkrama dengan topik ringan yang menyenangkan. Dan jangan sesekali mendesaknya untuk menceritakan permasalahannya.

Caranya bagaimana supaya dia mau cerita?
Pancing secara perlahan suapaya dia mau berbagi masalahnya tanpa kamu harus bertanya apa sebenarnya masalah yang dihadapi.

Saat dengan sukarela ia memutuskan untuk curhat, berbahagialah!. Karena itu menunjukkan bahwa dia percaya denganmu, dan melihatmu sebagai sosok wanita yang baik dan bisa diandalakan. Dan itu juga merupakan kesempatan bagimu untuk memberikan solusi cerdas atas masalah yang dia hadapi. Jika kamu merasa tidak mampu untuk memberiaknnya solusi, jangan dipaksakan, karena kamu hanya akan terlihat bodoh. Cukup dukung saja si doi, dukunganmu itu juga sudah cukup berarti baginya.

3. Beriakan dia waktu untuk memenangkan diri

Saat seorang pria mendapatkan masalah, (seperti yang Infojempol jelaskan di nomor 2 paragraf pertama), sikapnya menjadi tidak seperti biasa, bahkan membuatmu jengkel. Namun cobalah untuk memahami kondisnya, biarkan dia menenagkan diri

Jangan lupa sesekali kamu juga perlu untuk mengunjunginya dan membawakan sesuatu, walaupun itu sederhana. Tujuannya adalah saat-saat dia merenaung, dia akan menyadari bawah ada kamu disisinya, seseorang yang selalu memperhatikanmu.

Dalam hal ini, tidak banyak yang bisa kamu lakukan, cukup serahkan semuanya kepada waktu. Jika sudah saatnya tiba, dia akan menghubungi dan mengajakmu jalan. Dan ketika dia mengatakan kepada mu kalimat seperti ini "Terimakasih ya sayang, sudah bersabar atas sikapku", kamu tidak perlu menjawab perkatann itu, cukup berikan dia respon dengan senym manis mu :)
Ok sist, you got this poin!

4. Minta maaf

Tidak ada salahnya seorang cewek meminta maaf duluan. Walalupun sebernarnya dia tidak tahu letak kesalahannya dimana. Namun, kata maaf sampai saat ini masih sangat ampuh untuk membuat hati pasangan kamu luluh.

Dengan kata maaf yang telah kamu berikan, umumnya si cowok akan menjelaskan kepadamu apa permasalahan yang sebenarnya terjadi, bisa saja karena dari orang lain, bisa juga karena sikapmu yang membuatnya marah.

Jika permasalahannya dari orang lain, cobalah untuk memberikannya solusi sebisa kamu. Dan jika dia marah karena kamu, dan kamu menyadari bahwa itu memang sebuah kesalahan, tunjukkan bawah kamu menyesal atas apa yang pernah kamu lakukan.

Tapi bila dia menyalahkan kamu atas tindakan yang tidak kamu lakukan, kamu harus meyakinkan bahwa itu hanya salah faham. Lakukan dengan kepala dingin dan sikap yang lembut. Karena jika kamu ikut tersulut kemarahannya, jelas itu tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada malah masalah itu tambah rumit dan tidak terselesaikan

5. Yakinkan bahwa kamu adalah cewek terbaik baginya

Tidak ada manusia yang sempurna, itu sudah menjadi kalimat umum yang dipercayai banyak orang. Jadi jika ada yang berkata dia adalah sosok yang sempurna, itu jelas bohong dan hanya membodohi diri sendiri

Justru sebuah hubungan yang ideal adalah mampu mengisi kekurangan pasangannya. Seorang pria harus bisa mengisi dan melengkapi kekurangan si cewek, begitu juga sebaliknya.

Ada kalanya sebuah hubungan di uji dengan permasalahan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Dan yang mampu menyelesaikan adalah kamu dan sifat bijaksanamu. Maka tanggalkan semua ego dan kekanak-kanakanmu, karena itu sama sekali tidak dapat membantu.

Dia memilihmu karena dia menyukai kelebihanmu, begitupun juga kamu. Disamping dia menyukai kelebihan yang kamu miliki, dia juga harus tahu kekurangan yang ada pada dirimu.

Saat dia melihatmu sebagai seseorang yang penuh dengan kekurangan, katakan padanya bahwa hanya dirinyalah yang mampu merubah kekurangan itu menjadi selebihan.

Silahkan sobat baca juga 10 Hal Sederhana yang Akan Membuat Anda Menjadi Orang yang Lebih Cerdas

Semoga tips menenagkan pacar cowok yang sedang merah ini dapat bermanfaat bagi sobat. dan Admin juga ikut berdoa semoga permasalahan yang sedang sobat hadapi bisa cepat terselesaikan.

10 Hal Sederhana yang Akan Membuat Anda Menjadi Orang yang Lebih Cerdas

Pernahkah sobat merasa bahwa kecerdasan yang selama ini sobat miliki itu minim sekali, dan belum cukup untuk menyelesaikan suatu masalah yang rumit.

Permasalahan yang menghampiri kita atau orang-orang disekitar kita semakin hari semakin komplek, dan pastinya membutuhkan solusi yang tidak sederhana. Dan dengan kempuan yang sobat miliki sekarang, tidak dapat menyelesaikan masalah tersebut secara maksimal.

Kita berfikir bahwa kecerdasan yang kita miliki akan tetap sama. Tapi itu salah!. Seiring dengan bertambahnya usia, kinerja otak pun juga semakin menurun. Oleh karenanya, otak manusia juga perlu dilatih supaya terus bisa berfungsi secara maksimal.


Banyak cara/ metode dan cara yang ditawarkan oleh para pakar untuk membuat otak kita lebih cerdas, yang pasti itu mahal, dan tidak semua orang mampu untuk membayar biaya pelatihan tersebut.

Ada beberapa hal sederhanya yang dapat sobat lakukan sendiri dirumah, dan tentunya dengan biaya yang sangat murah, bahkan gratis. Tips yang Infojempol sajikan ini mudah diaplikasikan oleh setiap orang, dan tentunya tidak perlu bimbingan para pakar.

Dan berikut ini kegiatan/ aktifitas yang perlu sobat lakukan untuk membuat otak semakin cerdas

1. Jalin hubungan dengan orang yang lebih cerdas dari pada Anda.
Mungkin ini terkesan bahwa kita pilih pilih teman, padahal tidak demikian. Dengan kita berusaha menjalin hubungan dengan orang-arang baru yang lebih cerdas, kita akan banyak menemukan manfaat.

Namun yang penting sobat juga tidak boleh mengabaikan teman-teman lama. karena jika mengacuhkan mereka begitu saja, hanya akan membuat hati dan fikiran tidak tenang. Intinya kita hanya perlu menambah jumlah relasi/ teman yang lebih cerdas dari kita.

Orang orang pintar umumnya memiliki kebiasaan yang berbeda, mereka mampu menghabiskan waktu dengan cara yang lebih baik. Cara berfikirnya pun juga berbeda. secara tidak langsung mereka akan menjadi guru bagi kita

Jadi dengan banyak berinteraksi bersama mereka, secara tidak langsung, kebiasaan dan cara mereka berfikir juga akan menjadi kebiasaan kita

2. Catat apa saja yang telah anda lakukan/ pelajari
Banyak orang yang mencatat rencana-rencana yang akan dilakukan dikemudian hari. Mereka membuat daftar yang panjang dan terperinci. Namun tidak disadari bahwa daftar yang banyak tersebut malah melemahkan semangat untuk melakukannya.

Dan saatnya sobat membuat daftar yang baru, yaitu catat hal-hal yang sudah sobat lakukan. Ini bukan berarti harus menulis secara detail aktifitas harian mulai pagi hingga malam hari. Namun mencatat dalam hal ini adalah membuat daftar apa saja aktifitas yang kita lakukan

Contoh sederhananya serti ini, dalam seminggu terakhir sobat sudah mempelajari ilmu baru tentang Kesehatan Dasar, selama proses tersebut, apa saja yang telah sobat peroleh, dan apa kendala yang dihadapi saat proses belajar?, dan yang paling penting adalah target itu dicapai apa tidak.

3. Lakukan hal-hal baru secara acak
Pernah tahu orang sukses dalam bisnis tertentu, namun dia memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda dari bisnis tersebut? saya yakin sobat banyak menemukan manusia semacam itu.

Sobat adalah lulusan sarjana Pendidikan Bahasa Inggris, dan kini menjalankan bisnis jual beli handphone bekas, atau bisnis peternakan, apakah itu salah?, tidak. Karena kita tidak pernah tahu bahwa ilmu yang kita telah pelajari justru menjadi pendukung utama suksesnya bisnis yang kita jalankan.

4. Perbanyak waktu untuk membaca
Bukan menjadi rahasia lagi bahwa membaca merupakan salah satu cara untuk membuat otak anda semin cerdas.

Namun yang perlu sobat ingat bahwa memilih bacaan adalah cara paling efektif. Buku buku yang kita baca juga menentukan seberapa cerdas otak kita.

Berhentilah membaca hal-hal yang kurang bermutu, dan cobalah untuk mempelajari pengetahuan yang lebih berbobot dan bermanfaat.

5. Temukan metode baru untuk melakukan aktifitas yang lama
Menjadi orang kretif itu lebih baik dari pada menjadi orang yang takut salah. Sobat hanya perlu memunculkan inovasi-inovasi baru terhadap kegiatan yang sobat lakukan setiap hari. Berfikir untuk menemukan inovasi juga salah satu cara merangsang otak untuk menjadi lebih cerdas.

Salah satu contohnya, saat ini, perkembangan internet sangat pesat, kenapa sobat tidak mencoba mengembangkan bisnis toko sobat dengan metode online?. dengan begitu sobat akan belajar tentang dunia internat dan jual beli online

6. Lebih bijaksana dalam menggunkan waktu online
Disela-sela kesibukan pasti ada jam istirahat yang sobat miliki. Dan kebanyakan dari mereka lebih suka menghabiskannya untuk membaca komentar-komentar yang tidak bermutu di medsos, atau mengikuti perkembangan para artis, yang sebenarnya itu tidak penting.

Daripada sobat membaca status-status yang tidak jelas, gosip-gosip para selebriti, lebih baik  manfaatkan HP dan waktu luang tersebut untuk mencari dan membaca informasi yang lebih bermanfaat, sepertii berita, pengetahuan-pengetahuan umum dan lainnya.

7. Pelajari sesuatu yang baru
Jangan pernah puas dengan ilmu yang kita miliki, karena jika sobat sudah berfikir demikian, itu artinya motivasi untuk terus berkembang sudah tidak ada.

Pelajari sesuatu yang baru, sesuatu yang lebih sulit dari biasanya. Hal tersebut akan membuat otak menjadi lebih keras dalam berfikir, dan merangsangnya untuk terus bekerja ektra

Disamping itu, sobat juga tidak akan pernah tahu bahwa apa yang dipelajari, suatu saat menjadi sangat berguna bagi diri sendiri, bahkan orang lain.

8. Trasfer ilmu yang sudah Anda miliki
Pelit adalah sifat yang tidak terpuji. terlebih jika pelit dalam ilmu yang dimiliki. Terus menyimpan pengetahuan bukanlah hal yang benar. Memngajarkan apa yang sudah diketahui justru akan menambah pengetahuan yang sobat miliki.

Jelaskan kepada orang lain apa yang sobat telah pelajari. Jika muncul pertanyaan dari mereka dan kebetulan sobat tidak mampu menjawabnya, itu artinya adalah kesempatan untuk mencari jawaban dari permasalahan tersebut.

Samakin sering kita membagikan ilmu, semakin banyak wawasan yang kita dapatkan. entah bagaimana teorinya, yang jelas itulah kenyataanya.

9. Aplikasikan apa yang telah Anda pelajari.
Tidak ada gunanya menyimpan pengetahuan yang telah kita pelajari tanpa menerapkannya.

Orang-orang terpandai menerapkan apa yang mereka ketahui bukan untuk menjadi orang yang sukses melainkan untuk menjadi orang yang bernilai.

Mungkin saja saat sobat melakukannya, ada beberapa yang mencibir apa yang sobat lakukan, namun itulah tantangannya. Maka memiliki motivasi diri adalah sesuatu yang sangat penting, seperti dalam kisah katak kecil yang dapat sobat baca pada halaman ini: Kisah Motivasi Cerita Tentang Katak Kecil

10 Ingat! Seorang ahli itu pernah menjadi pemula/ amatir
Kini saatnya sobat berfikir secara logis dan rasional. Melihat orang-orang pintar, orang yang sukses harus dari sudut pandnag yang positif.

Ingat bahwa mereka semua tidak cerdas dan sukses begitu saja, mereka telah menjalani proses yang panjang dan berat. Mereka juga pernah menyandang gelar sebagai amatir.

Pada intinya, semua proses itu bertujuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Banyak sekali cara/ jalan untuk mencapainya, namun ada 3 kunci untuk membuat hidup kita menjadi lebih baik. Dan itu harus sobat ketahui

Masih banyak cara sederhana lainnya yang dapat membuat kita menjadi orang yang lebih pintar, jika sobat memiliki, tambahan, silahkan isikan di kolom komentar

PO tentang Identitas dan Alat Kelengkapan Organisasi GP Ansor

Pada artikel sebelumnya, Infojempol sudah memberikan PO GP Ansor tentang Tugas Dantanggung Jawab Pengurus yang dapat sobat baca disini: Tugas dan Tanggung Jawab PP, PW PC, PR GP Ansor (PO tentang Tata Kerja Organisasi), dan kali ini masih dalam topik yang sama yaitu tentang Identitas dan Alat Kelengkapan Organisasi

Sejauh ini, Pengurus Besar Gerakan Pemuda Ansor telah mengelaurkan 20 Peraturan Organisasi. Apa saja ke dua puluh PO tersebut, informasi lengkapnya ada pada halaman ini: 20 Peraturan Organisasi Gerakan Pemuda Ansor (PO GP ANSOR) Terbaru 2018

PERATURAN ORGANISASI GERAKAN PEMUDA ANSOR
TENTANG

IDENTITAS DAN ALAT KELENGKAPAN ORGANISASI GERAKAN PEMUDA ANSOR


BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Dalam Peraturan Organisasi ini yang dimaksud dengan:
  1. Gerakan Pemuda Ansor selanjutnya disebut GP Ansor adalah organisasi otonom Nahdlatul Ulama yang didirikan pada 10 Muharram 1353 Hijriyah atau bertepatan dengan 24 April 1934 Masehi di Banyuwangi, JawaTimur sesuai ketentuan Peraturan Dasar dan Rumah Tangga.
  2. Kepengurusan adalah kepengurusan GP Ansor.
  3. Pimpinan Pusat, selanjutnya disebut PP adalah pengurus Gerakan Pemuda Ansor tingkat nasional berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia sesuai ketentuan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor.
  4. Pimpinan Wilayah, selanjutnya disebut PW adalah pengurus Gerakan Pemuda Ansor tingkat Provinsi berkedudukan di Ibukota Provinsi sesuai ketentuan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor.
  5. Pimpinan Cabang, selanjutnya disebut PC adalah pengurus Gerakan Pemuda Ansor tingkat kabupaten/kota atau gabungan kabupaten/kota atau daerah khusus yang memenuhi pertimbangan historis, geografis dan/atau pengembangan organisasi yang berkedudukan di tempat yang ditentukan sesuai ketentuan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor.
  6. Pimpinan Anak Cabang adalah pengurus Gerakan Pemuda Ansor tingkat Kecamatan sesuai ketentuan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor.
  7. Pimpinan Ranting adalah pengurus Gerakan Pemuda Ansor tingkat Desa/Kelurahan sesuai ketentuan Peraturan Rumah Tangga GP Ansor.
  8. Ketua Umum adalah Ketua Umum PP GP Ansor yang merupakan mandataris Kongres.
  9. Sekretariat Jenderal adalah Sekretariat Jenderal PP GP Ansor yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal.
  10. Identitas organisasi adalah ciri-ciri, tanda-tanda, atau jati diri organisasi yang termanifestasi dalam beberapa simbol GP Ansor.
  11. Alat kelengkapan organisasi adalah perangkat organisasi yang meliputi atribut, pakaian resmi dan perlengkapan organisasi.
  12. Atribut organisasi adalah perlengkapan organisasi yang menandai karakteristik dan kekhususan GP Ansor.
  13. Pakaian-pakaian resmi organisasi adalah pakaian yang digunakan oleh pengurus GP Ansor dalam kegiatan-kegiatan resmi organisasi.
  14. Perlengkapan organisasi adalah perlengkapan yang digunakan dalam dan untuk mendukung penyelenggaraan organisasi GP Ansor.
  15. Mars adalah lagu resmi GP Ansor yang diciptakan oleh Iskandar dan dinyanyikan sebagai penyemangat.
  16. Hymne adalah lagu resmi GP Ansor yang berisi pujian terhadap organisasi.

BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN

Pasal 2
Identitas dan Atribut Gerakan Pemuda Ansor dimaksudkan sebagai penegasan dan sosialisasi ciri khas, karakteristik dan simbol-simbol organisasi GP Ansor.

Pasal 3
Pengaturan identitas dan atribut GP Ansor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 bertujuan untuk:
  1. a. memperkuat organisasi dengan menjaga dan melegalisasi identitas dan atribut organisasi;
  2. b. menjaga kehormatan yang menunjukkan kedaulatan organisasi GP Ansor; dan
  3. c. menciptakan ketertiban, kepastian dan standardisasi penggunaan identitas dan atribut organisasi.

BAB III
RUANG LINGKUP

Pasal 4
Identitas, atribut dan perlengkapan organisasi mencakup seluruh perangkat yang menjadi ciri khas, penanda dan kelengkapan organisasi GP Ansor

Ruang lingkup identitas dan atribut organisasi sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 adalah:
identitas organisasi
artibut organisasi;
pakaian-pakaian resmi; dan
perlengkapan organisasi.

BAB IV
IDENTITAS ORGANISASI

Bagian Kesatu
Lambang Organisasi

Pasal 5
  1. Lambang organisasi berbentuk segitiga tegak sama kaki dengan warna dasar hijau tua dan garis berwana putih mengelilingi segitiga.
  2. Di dalam segitiga bagian atas terdapat bulan sabit yang dikelilingi dengan sembilan bintang.
  3. Di dalam segitiga bagian bawah dicantumkan tulisan ANSOR dengan huruf kapital.

Pasal 6
Bentuk, warna dan perbandingan ukuran lambang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 tercantum dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Organisasi ini.

Pasal 7
Lambang sebagaimana Pasal 5 wajib dipasang di kantor GP Ansor semua tingkat kepengurusan.

Lambang sebagaimana Pasal 5 wajib digunakan dalam:
bendera;
papan nama;
pakaian resmi;
stempel;
kop dan amplop surat resmi; dan
kartu tanda anggota

Lambang dapat digunakan pada perlengkapan berbagai acara resmi organisasi, seperti:
spanduk;
backdrop;
umbul-umbul;
cinderamata;
lencana;
sticker dan lain sebagainya.

Pasal 8
Dalam hal lambang GP Ansor dipasang bersamaan dengan lambang lembaga semi otonom GP Ansor, maka lambang GP Ansor dipasang di sebelah kiri atas

Pasal 9
Ukuran lambang disesuaikan dengan ukuran ruangan dan material yang menjadi media pemasangan lambang.

Pasal 10
Setiap orang dilarang:
  • mencoret, menulisi, menggambari atau membuat rusak lambang GP Ansor dengan maksud menodai, menghina atau merendahkan kehormatan organisasi;
  • menggunakan lambang GP Ansor yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan perbandingan ukuran; dan
  • menggunakan lambang untuk keperluan selain yang diatur dalam Peraturan Organisasi ini.

Bagian Kedua
Lagu Resmi

Pasal 11
Lagu resmi organisasi terdiri dari:
Mars Gerakan Pemuda Ansor;
Hymne Gerakan Pemuda Ansor; dan
Lagu Syubbanul Wathon.

Pasal 12

  1. Mars, Hymne dan lagu Syubbanul Wathon sebagaimana Pasal 11 berlaku baku secara nasional.
  2. Lirik dan tanda nada Mars, Hymne, dan lagu Syubbanul Wathon sebagaimana ayat (1) tercantum dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Organisasi ini.

Pasal 13
Mars wajib diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:
  • pada kegiatan-kegiatan atau acara-acara resmi organisasi;
  • dalam pembukaan permusyawaratan organisasi di semua tingkat kepengurusan;
  • pada setiap pelaksanaan pendidikan kader GP Ansor.
  • Mars dapat diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:
  • sebagai pernyataan syukur dan kebanggaan;
  • memberikan semangat pada para kader atau anggota; dan
  • pada pawai, kirab atau festival yang melibatkan GP Ansor.

Pasal 14
Hymne dapat diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:
  • a. pada kegiatan-kegiatan atau acara-acara resmi organisasi;
  • b. dalam pembukaan permusyawaratan organisasi di semua tingkat kepengurusan;
  • c.pada setiap pelaksanaan pendidikan kader GP Ansor d.memberikan semangat pada para kader atau anggota; dan e.pada pawai, kirab atau festival yang melibatkan GP Ansor.

Pasal 15
Lagu Syubbanul Wathon dapat diperdengarkan dan/atau dinyanyikan:
  • a. pada kegiatan-kegiatan atau acara-acara resmi organisasi;
  • b. dalam pembukaan permusyawaratan organisasi di semua tingkat kepengurusan;
  • c. pada setiap pelaksanaan pendidikan kader GP Ansor
  • d. memberikan semangat pada para kader atau anggota; dan e. pada pawai, kirab atau festival yang melibatkan GP Ansor.

Pasal 16
Mars, Hymne dan lagu Syubbanul Wathon dapat dinyanyikan dengan diiringi alat musik, tanpa diiringi alat musik ataupun diperdengarkan secara instrumental.

Pasal 17
  • Anggota GP Ansor yang hadir pada saat Mars diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak.
  • Anggota GP Ansor yang hadir pada saat Hymne diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak.

Pasal 18
Anggota GP Ansor dilarang:
  • a. mengubah lagu resmi organisasi dengan nada, irama, kata-kata dan gubahan lain dengan maksud untuk menghina atau merendahkan kehormatan lagu resmi organisasi; atau
  • b. memperdengarkan, menyanyikan ataupun menyebarluaskan hasil ubahan lagu resmi organisasi dengan maksud untuk tujuan komersial.

Bagian Keempat
Sebutan Resmi

Pasal 19
Sebutan resmi bagi anggota GP Ansor adalah “Sahabat”.
Sebutan sebagaimana ayat 1 berungsi sebagai bentuk ukhuwah dan kesetaraan anggota GP Ansor.

Pasal 20
Sebutan sebagaimana Pasal 19 digunakan dalam:
a. komunikasi pengurus atau anggota sehari-hari;
b. kegiatan atau acara-acara resmi organisasi; dan
c. persuratan dan dokumen resmi organisasi.

BAB II
ATRIBUT ORGANISASI

Bagian Kesatu
Pataka

Pasal 21
  1. Pataka berbentuk persegi panjang berukuran 120 x 90 cm yang terbuat dari kain warna hijau tua dengan rumbai di semua tepi dan berlaku untuk semua tingkat kepengurusan.
  2. Pada bagian tengah dipasang bordir lambang GP Ansor dengan ukuran lambang garis tengah 48 cm, dengan warna menurut warna lambang.
  3. Pada bendera tidak terdapat tulisan atau tanda lain.

Pasal 22
Penggunaan bendera dapat berupa pengibaran dan/ atau pemasangan.

Pasal 23
  1. Pataka sebagaimana Pasal 21 wajib dipasang pada upacara-upacara resmi organisasi berdampingan dengan bendera Merah Putih dan bendera NU dengan posisi bendera di samping paling kanan dari bendera Merah Putih dan bendera NU.
  2. Bendera dapat dipasang pada salah satu ruangan kantor berdampingan dengan bendera Merah Putih pada tiang dengan ukuran yang sama dengan posisi bendera di sebelah kanan bendera Merah Putih.

Bagian Kedua
Bendera

Pasal 24
  • Bendera organisasi berbentuk persegi panjang berukuran dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang yang terbuat dari kain warna hijau tua yang dicetak atau dibordir.
  • Bendera memuat lambang GP Ansor di tengahnya yang bentuk dan warnanya sesuai ketentuan lambang sebagaimana Pasal 5 dengan ukuran yang proporsional.
  • Di bawah lambang dapat dicantumkan tulisan nama tingkat kepengurusan dan tulisan “Gerakan Pemuda Ansor” serta nama daerah dengan huruf kapital berwarna putih.
  • Bendera sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dibuat dengan ketentuan ukuran:
    • 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di ruangan;
    • 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di luar ruangan; dan
    • 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
  • Untuk kepentingan tertentu, bendera dapat dibuat dengan ukuran selain yang diatur pada ayat 4.

Pasal 25
Penggunaan bendera dapat berupa pengibaran dan/atau pemasangan.

Pasal 26
  1. Bendera wajib dikibarkan di acara upacara yang diselenggarakan oleh GP Ansor atau apel Barisan Ansor Serba Guna.
  2. Bendera dapat dikibarkan di acara-acara lain organisasi yang diselenggarakan di ruang terbuka.

Pasal 27
  1. Bendera wajib dipasang pada upacara-upacara resmi organisasi.
  2. Bendera dapat dipasang di ruang publik atau arena kegiatan organisasi baik di dalam maupun di luar ruangan.

Bagian Kedua
Papan Nama

Pasal 28
  • 1. Papan nama dimaksudkan untuk menunjukkan keberadaan organisasi GP Ansor sesuai dengan tingkat kepengurusan dan wilayah khidmat yang bersangkutan.
  • Papan nama berbentuk persegi panjang, dengan ketentuan ukuran sebagai berikut:
    • panjang 200 cm dan lebar 150 cm untuk PP;
    • panjang 180 cm dan lebar 135 cm untuk PW;
    • panjang 160 cm dan lebar 120 cm untuk PC;
    • panjang 140 cm dan lebar 105 cm untuk PAC;
    • panjang 120 cm dan lebar 90 cm untuk PR;
  • 2. Papan nama berwarna dasar hijau tua dengan garis tepi warna kuning dan memuat lambang GP Ansor, nama tingkat kepengurusan dan wilayah khidmat serta alamat lengkap sekretariat ditulis dengan warna putih.

Pasal 29
Papan nama dipasang di depan kantor sekretariat setiap tingkat kepengurusan.
Papan nama dipasang dengan menggunakan dua tiang penyangga.

Pasal 30
Vandel
Vandel berbentuk perisai, warna hijau tua, lambang GP Ansor di tengahnya menurut warna lambang, berukuran garis tengah 60 cm.
Ukuran vandel 70 x 50 cm dan melingkar benang kuning emas dipinggirnya.
Vandel dipakai dalam resepsi-resepsi resmi atau pawai.

BAB III
PAKAIAN-PAKAIAN RESMI

Bagian Kesatu
Umum

Pasal 31
Pakaian resmi organisasi terdiri dari:
a. Pakaian Resepsi;
b. Pakaian Dinas Harian.

Bagian Kedua
Pakaian Resepsi

Pasal 32
Pakaian Resepsi dipakai dalam setiap acara resmi baik internal maupun eksternal organisasi yang bersifat seremonial.

Pasal 33
  • Pakaian Resepsi adalah:
    • Celana warna hitam;
    • Baju hem warna putih, satu saku, lengan pendek;
    • Dasi warna bebas;
    • Jas resmi;
    • Peci hitam tanpa motif; dan
    • Sepatu dan kaos kaki hitam.
  • Jas resmi terbuat dari bahan yang memadai dan layak berwarna hijau, lengan pendek dengan satu saku terbuka di sebelah kiri atas, dua saku terbuka di bawah (kanan dan kiri)
  • Jas untuk pengurus dipasang bagde GP Ansor pada lengan sebelah kanan beserta nama wilayah khidmat dan di dada sebelah kanan dipasang nama yang bersangkutan yang ditulis di atas kain dengan warna dasar kuning.
  • Jas untuk anggota dipasang bagde GP Ansor tanpa tulisan pimpinan organisasi dan pada dada sebelah kanan dipasang nama yang bersangkutan yang ditulis di atas kain dengan warna dasar kuning.
  • Celana dengan warna gelap yang model/bentuknya harus disesuaikan dengan jas.
  • Bagde berbentuk segi tiga sama sisi berukuran 9x9 cm dan terbuat dari kain dengan warna dasar kuning dan tulisan pinggir berwarna hijau tua.
  • Untuk acara-acara tertentu celana dapat digantikan dengan sarung warna bebas.

Pasal 34
Desain jas resmi dan contoh tata letak atribut terdapat di dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Organisasi ini.

Pasal 35
Pakaian Resepsi organisasi dipakai pada setiap upacara atau kegiatan organisasi atau dipakai untuk menghadiri undangan pihak lain.

Bagian kedua
Pakaian Dinas Harian

Pasal 36
  • 1. Pakaian Dinas Harian adalah:
    • Celana bebas rapi;
    • Baju lengan pendek.
  • 2. Baju lengan pendek sebagaimana ayat 1 dibuat dengan ketentuan:
    • Warna hijau muda dan body samping warna putih;
    • Pada ujung lengan diberi pelipis warna putih;
    • Body depan menutupi saku diberi pelipis warna putih yang membentang;
    • Body belakang sejajar dengan pelipis warna putih yang ada di depan;
    • Satu saku atas sebelah kiri masuk kedalam;
    • Pada saku kiri dipasang badge GP Ansor;
    • Di atas saku kiri dipasang tingkat kepengurusan dengan menyebutkan nama daerah;
    • Di sebelah kanan sejajar dengan nama daerah dipasang nama pemakai.

Pasal 37
Desain Pakaian Dinas Harian dan contoh tata letak atribut terdapat di dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Organisasi ini.

Pasal 38
Pakaian Dinas Harian dipakai dalam setiap acara resmi baik internal maupun eksternal organisasi yang bersifat koordinatif.

BAB IV
PERLENGKAPAN ORGANISASI

Bagian Kesatu
Bagan Struktur Organisasi

Pasal 39
  1. Bagan struktur organisasi adalah susunan pengurus yang dibuat dalam bentuk bagan.
  2. Bagan struktur organisasi menjelaskan pembagian tugas pengurus dalam menjalankan tugas-tugas organisasi.
  3. Dalam pembuatan bagan struktur organisasi pada setiap jalur komando atau koordinasi dicantumkan nama, jabatan beserta foto yang bersangkutan.
  4. Struktur organisasi dipasang di dinding kantor/sekretariat.

Bagian Kedua
Papan Agenda Kegiatan

Pasal 40
  1. Papan agenda kegiatan adalah catatan kegiatan yang hendak dilaksanakan, baik internal maupun eksternal.
  2. Papan agenda kegiatan berbentuk empat persegi panjang.
  3. Papan agenda kegiatan dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:
    • nomor urut;
    • nama/jenis kegiatan;
    • pelaksana kegiatan;
    • hari/tanggal pelaksanaan kegiatan;
    • waktu (jam) pelaksanaan;
    • tempat pelaksanaan; dan
    • keterangan (mencatat hal-hal yang penting).

Bagian
Papan Pengumuman

Pasal 41
  1. Papan pengumuman adalah papan media komunikasi dan informasi antara organisasi, pengurus dan anggotanya, maupun antara organisasi dan pihak lain.
  2. Papan pengumuman dipergunakan untuk menyiarkan hal-hal penting yang perlu diumumkan kepada segenap pengurus dan pihak lain.
  3. Papan pengumuman berbentuk empat persegi panjang, dengan bertuliskan “Pengumuman” di bagian atas tengah.

Bagian
Tabel Program Kerja Tahunan

Pasal 42
  1. Tabel program kerja tahunan adalah tabel yang memuat rencana kalender kerja dan/atau kegiatan tahunan untuk mempermudah evaluasi waktu dan persiapan kegiatan.
  2. Tabel program kerja tahunan ini dibuat berdasarkan hasil rapat kerja.
  3. Tabel program kerja tahunan memuat kolom-kolom, sebagai berikut:
    • nomor urut;
    • jenis kegiatan;
    • waktu pelaksanaan;
    • bulan/minggu ke berapa program itu dilaksanakan;
    • pelaksana;
    • penanggung jawab; dan
    • keterangan.

Bagian
Grafik Target Pencapaian Program

Pasal 43
  1. Grafik target pencapaian program adalah prosentase target yang telah dicapai dari keseluruhan target yang dicanangkan dalam melaksanakan program kerja tahunan.
  2. Grafik target pencapaian program berfungsi untuk mengetahui dan mengukur sejauh mana program dimaksud bisa berjalan/ direalisasikan.
  3. Grafik target pencapaian program memuat kolom-kolom,yaitu:
    • nomor urut;
    • jenis kegiatan;
    • waktu pelaksanaan kegiatan;
    • prosentase (ditulis dengan menggunakan grafik balok); dan
    • keterangan (dapat ditulis hal-hal yang penting, alasan ataupun catatan lain, dan sebagainya).

BAB V
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 44
  1. Segala sesuatu yang belum diatur dalam Peraturan organisasi ini akan diputuskan kemudian oleh Pimpinan Pusat.
  2. Dengan diterbitkannya Peraturan Organisasi ini, maka Peraturan Organisasi Nomor : 12/KONBES-XVIII/VI/2012 tentang Mars GP Ansor dinyatakan dicabut dan selanjutnya tidak berlaku lagi.
  3. Peraturan Organisasi ini berlaku mulai tanggal ditetapkan dan apabila terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
  4. Agar setiap pengurus GP Ansor mengetahui dan memahami Peraturan Organisasi ini, maka setiap tingkat kepengurusan GP Ansor diwajibkan menyosialisasikan Peraturan Organisasi ini.

Ditetapkan di : Cirebon
Tanggal : 27 Sya’ban 1437 H
3 Juni 2016
KONFERENSI BESAR XX 
GERAKAN PEMUDA ANSOR TAHUN 2016 
Pimpinan Sidang Pleno II
M. Nuruzzaman
Ketua

Sekretaris
Saleh Ramli