Home » , » Tips Membeli HP Bekas di Group Facebook Dengan Metode Transaksi COD

Tips Membeli HP Bekas di Group Facebook Dengan Metode Transaksi COD

HP (handphone) bukan  menjadi barang mewah lagi, hingga produsen handphone terus berlomba-lomba untuk membuat produknya menjadi paling diminati oleh masyarakat. Dan beberapa tahun terakhir produsen HP menciptakan smartphone (telepon pintar) untuk membantu masyarakat meringankan beban tugas hariannya. Terlebih lagi saat ini smartphone dianggap sesuatu barang yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Oleh karenanya, produsen smartphone dari berbagai merk terus gencar mempromosikan produknya agar tetap dan semakin laris di ranah persaingan pasar smartphone.
pict:http://lh3.googleusercontent.com
Tak khayal jika kita setiap bulan akan kita disuguhi promo berbagi merek smartphone terbaru dengan segala kecanggihan fitur-fiturnya. Mereka tahu bahwa masyarakat tak pernah cukup dan merasa puas dengan apa yang telah dimiliki, orang-orang akan selalu menginginkan sesuatu yang lebih. Karena sifat itulah, masyarakat menjadi "santapan empuk"  bagi setiap produsen smartphone.

Karena alasan diatas, maka muncullah berbagi toko handphone (online maupun offline). Dengan strategi penjualan yang pas, toko ini menjadi laris manis dan selalu dikunjungi pembeli. 
group fb jual beli hp bekas
Sifat rasa bosan manusia yang cenderung tinggi juga berdampak pada semakin maraknya group jual beli handphone online, seperti facebook, instagram dan lain sebagainya. group group ini tidak pernah sepi setiap harinya. Bahkan anggota group ini dapat mencapai ratusan ribu.

Pada kesempatan kali ini, admin ingin berbagi tips membeli HP bekas di grup jual beli facebook. Karena semakin maraknya group ini dan juga banyak terjadi penipuan oleh penjual-penjual yang tidak bertanggung jawab.

Jika sobat berencana membeli HP Bekas melalui group facebook, alangkah baiknya ikuti tips berikut ini untuk menghindari penipuan.
baca juga:Tips menenangkan hati/membuat hati selalu tenang

Tips Membeli HP Second di Group Facebook Dengan Metode Transaksi COD

1. Lihat Profil Penjual di Facebook
Ini adalah hal penting sebelum sobat membeli hp dari orang tersebut. Coba buka kronologi fb nya, lihat beberapa foto profil dan juga aktivitasnya di facebook. Biasanya penjual yang tidak bertanggung jawab akan menggunakan akun facebook palsu/abal-abal. Itu dapat terlihat dari jumlah teman yang ia miliki. Jika sobat sudah merasa cocok dan yakin dengan penjualnya, transaksi bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya

2. Hindari Harga yang Tidak Wajar
Jika sobat menemukan seseorang menjual HP bekas nya dengan harga yang tidak wajar (terlalu murah), sobat perlu waspada. Karena biasanya HP tersebut terdapat cacat yang sengaja tidak dikatakan oleh si penjual.

Atau mungkin juga HP tersebut hp curian, jangan sampai sobat mendapatkan masalah yang lebih besar hanya gara-gara membeli HP bekas yang terlalu murah.

Tapi kalau selisih harganya tidak terlalu jauh dengan harga pasaran, sepertinya itu tidak masalah. Karena barang kali penjual menjualnya dengan harga lebih murah karena ingin cepat laku, penjualnya BU (butuh uang) cepat. Namun jika sobat masih khawatir dengan harga ini, lebih baik cari penjual lain, baca :Bagaimana Cara Menghilangkan Perasaan Cemas atau Khawatir?

2. Hindari Penjual yang Berbelit-belit
Banyak dari penjual di group FB berbelit belit saat barang dagangannya ingin di lihat oleh pembeli. Ia mengatakan kalau HP nya masih dibawa teman, di rumah saudara atau apalah. Penjual semacam ini mungkin gak niat jual HP atau hanya iseng saja dan mencari sensasi di group. Jika sobat serius untuk membeli HP, hindari orang semacam ini, karena hanya akan menghabiskan waktu dan pulsa saja.

3. Hindari Transaksi di Jalan
Ini yang sering sering terjadi, yaitu transaksi di jalan. Karena transaksi di jalan memiliki banyak nilai negatifnya dari pada positifnya. Apa lagi HP nya berharga jutaan. Alangkah baiknya sobat melakukan COD di rumah penjual untuk menghindari resiko penipuan.
Berikut ini kelemahan COD an dijalan,

  • Sobat tidak leluasa untuk cek barang
  • Keterbatasan waktu
  • Sobat tidak tahu rumah penjual, jika kemudian hari ingin complain, sobat masih bingung mencari alamat penjual
  • Masalah keamanan 
4. Ajak teman yang faham tentang HP
Beli HP bekas harga 3jt lebih, kemudian COD an, dan sobat tidak tahu menahu tentang HP bekas, karena sobat adalah pengguna yang "lugu". Udah deh, kelar hidup lo :D

Jangan sampai ini terjadi, dan membuat penyesalan dikemudian hari. Karena tidak semua penjual itu jujur dan mengatakan minus HP nya. Jadi sangat disarankan sobat mengajak teman yang benar-benar faham tentang cara cek HP bekas


5. Jangan sungkan Untuk Minta Identitas Penjual
Mungkin beberapa pembeli merasa nggak enak saat meminta identitas penjual. Tapi ini perlu sobat lalukan. Terutama saat nilai transaksi nya jutaan, dan sobat juga terpaksa melakukan COD di jalan.

Cobalah untuk meminta penjual menunjukkan KTP atau SIM nya, sobat foto saja identitasnya. Setidaknya dengan sobat melakukan hal ini, para penjual yang ingin menipu akan berfikir ulang untuk melanjutkan transaksinya.

Jika saat sobat meminta identitasnya, kemudian si penjual berbelit-belit, sobat perlu waspada, wasapadalah-waspadalah!

6. Jangan sungkan Untuk Membatalkan Transaksi Jika Barang Tidak Sesuai
Saat kita tanya ke penjual, dia bilang minusnya hanya "ini" saja, eh saat di cek malah ditemukan banyak minus lainnya. Saat kondisi seperti inilah sobat perlu bertindak tegas, yaitu jangan sungkan membatalkan transaksi. Jangan karena sobat sudah diberi kopi, rokok, malah jadi sungkan untuk membatalkan transaksi. Karena bagaimanapun juga, sobat adalah pihak yang dirugikan. Dan itu sudah jelas kalau penjualnya tidak jujur dengan menyembunyikan minus pada HP nya.

6. Minta Garansi dari Penjual
Usahakan untuk meminta garansi personal dari si penjualnya, jadi jika dikemudian waktu terjadi masalah pada HP nya, sobat bisa mengembalikan barang yang sobat beli, dan meminta uang sobat kembali. Atau sobat dapat menyelesaikan masalah garansi ini dengan cara lain yang dianggap lebih bijaksana.

7. Jangan Melakukan PHP
Emangnya gebetan aja yang bisa ngelakuin PHP (Pemberi Harapan Palsu), pembeli HP bekas pun juga bisa PHP lho. Sobat nawar-nawar dagangan orang, ujung-ujungnya setelah jadi kesepakatan malah sobat membatalkan. Atau yang lebih parah lagi saat sudah janjian di tempat yang disepakati, ujung-ujungnya sobat ngilang gitu aja, BBM di delcon, WA di non aktifkan, FB gak di respon dan lain sebagainya. Ingat bahwa hal ini bukan cara yang bijaksana dalam menjalin hubungan sosial, di samping sobat mendapatkan musuh, suatu saat juga akan mendapatkan karma tersendiri. Semoga para pembeli dan penjual yang membaca ini bukan kategori orang yang suka PHP.

Jadi sebenarnya pon 7 ini bukan hanya untuk pembeli saja, para penjual HP juga jangan suka PHP, bisa kualat :-D

8. COD Malam dan Di Tempat Sepi, NO!!
Ingat, bahwa sobat tidak perlu melakukan hal ini, sobat tidak sedang bertransaksi narkoba, senjata api atau barang terlarang lainnya. Sobat hanya membeli HP bekas yang halal, hanya itu!.

Jadi, jangan menambah jumlah kejahatan yang tercatat di kepolisian semakin meningkat. Ingat bahwa banyak kasus perampasan terjadi dengan modus COD di malam hari dan di tempat sepi.

9. Sabar
Ini kelihatan seperti kata yang sepele, namun memiliki makna yang luar biasa. Dengan bersabar sobat akan mendapatkan barang/HP bekas yang lebih baik. Sobat perlu ingat bahwa di group facebook jual beli akan ada banyak penjual menawarkan barang dagangannya. Jangan terlalu gegabah mengambil keputusan, lihat dahulu beberapa barang dagangan, dan bandingkan, ambil yang menurut sobat adalah dagangan terbaik.

Demikian tips yang dapat infojempol sajikan, tips ini berdasarkan pengalaman pribadi juga, karena admin juga beberapa kali melakukan transaksi melalui group facebook. Banyak cerita dan juga kejadian yang pernah admin alami, pahit manisnya pernah admin rasakan saat membeli HP bekas di group facebook

Jika sobat memiliki tambhan tips lain terkait dengan Membeli HP Second di Group Facebook Dengan Metode Transaksi COD, silahkan tambahkan di komentar, tar admin update di artikel ini

0 comments:

Post a Comment