Home » » Racana Pramuka Pandega

Racana Pramuka Pandega

Pengertian Istilah Umum
Gerakan Pramuka adalah Organisasi pendidikan non formal yang mendidik generasi muda Indonesia menjadi generasi yang mandiri, berbudi pekerti luhur, berjiwa Pancasila yang dikembangkan di alam terbuka, dalam wadah pembinaan di gugusdepan.

Kepramukaan adalah Materi yang dikembangkan oleh gerakan pramuka dalam menciptakan kader bangsa sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka.

Pramuka adalah Anggota Gerakan Pramuka (dalam hal ini orangnya).

Gugusdepan adalah wadah pembinaan Gerakan Pramuka.
Baca juga:
Draft Sidang Musyawarah Gugusdepan Pramuka
Pangkalan adalah Instansi dimana gugus depan itu berada atau bernaung.

Pandega adalah Tingkatan golongan dalam Gerakan Pramuka.

Pramuka Pandega adalah Anggota Gerakan Pramuka yang berusia 20 – 25 tahun yang tergabung dalam wadah pembinaan di gugus depan.
doc:racana unisma
Yang harus diingat disini adalah bahwa tingkatan penggolongan dalam Gerakan Pramuka didasarkan pada umur, bukan berdasarkan tingkat pendidikan formal. 

Dengan demikian dalam sebuah gugus depan bisa merekrut masyarakat dan generasi muda disekitar pangkalan gugus depan  tersebut sesuai dengan penggolongan umur. Mengapa dinamakan Pandega? Seperti diketahui penggolongan peserta didik di Gerakan Pramuka yaitu Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega.

Pandega secara harfiah berarti Pemimpin.

Arti kiasan Pandega adalah didasarkan pada sejarah perjuangan bangsa Indonesia, setelah mencapai kemerdekaan, maka Pramuka Pandega harus mengisinya dengan pembangunan manusia dan bangsa Indonesia. 

Diharapkan Pramuka Pandega bisa menjadi pemimpin dalam pembangunan Negara Indonesia untuk mengisi kemerdekaan, dimana pada usia Pandega sudah harus ikut serta membangun masyarakat Indonesia secara nyata. 
Pola pembinaan Pramuka Pandega secara khusus selain harus secara nyata ikut serta membangun masyarakat juga dipersiapkan untuk menjadi Pembina Pramuka. 

Oleh karenanya pada SKU (Syarat Kecakapan Umum) Pramuka Pandega ada kurikulum khusus Kursus Mahir Pembina tingkat dasar dan tingkat lanjut. Pramuka Pandega juga dipersiapkan sebagai Pembina muda Pramuka. Dengan pertimbangan kaderisasi dalam Gerakan Pramuka, diharapkan Gerakan Pramuka tidak akan kehilangan kader-kader pembangunan bangsa.

Racana adalah Wadah pembinaan Pramuka Pandega dalam sebuah gugus depan.

Berdasarkan prinsip dasar pembinaan Pramuka yang berdasarkan satuan terpisah antara putra dan putri, maka demikian pula Racana juga terpisah antara Racana putra dan Racana putri.

Adat Racana
adat racana unisma
Dalam mengembangkan pembinaan pada Racana Pandega, untuk memupuk jiwa kebersamaan, persatuan, jiwa kebangsaan yang tinggi serta berbudi pekerti luhur maka dikembangkan Adat Racana. Adat Racana ini merupakan cirikhas dan keunikan pola pembinaan dalam Racana Pandega yang tidak terdapat pada golongan lain yaitu golongan Siaga dan Penggalang. Untuk memupuk jiwa kepahlawanan dan mengenang jasa para pahlawan kita, menimbulkan rasa kebanggaan Racana Pandega diberi nama Pahlawan Indonesia atau orang yang berjasa luar biasa pada Negara, bangsa dan agama. 

Nama tersebut berbeda antara ambalan putra dan putri, misalnya Teuku Umar untuk Ambalan Putra dan Cut Nya Dien untuk Ambalan putri atau nama-nama pahlawan Indonesia lainnya. 

Untuk memupuk jiwa patriotisme, serta kebanggaan pada peserta didik Racana juga mempunyai pusaka Racana, misalnya keris, tombak, bambu runcing dan lain sebagainya. Biasanya pemberian nama Racana dan pemilihan pusaka Racana didasarkan pada daerah dan sejarah dimana pangkalan gugus depan berada. Dan masing-masing pangkalan gugus depan Pandega bias saja berbeda satu sama lainnya, yang dikembangkan dalam adat Racana masing-masing.  

Adat menurut pengertian harfiah adalah suatu tatacara atau peraturan yang telah disepakati bersama (berdasarkan konsensus bersama) , dilaksanakan bersama, serta diawasi bersama pelaksanaannya.

Jadi adat Racana adalah Suatu tatacara atau peraturan yang telah disepakati bersama dalam sebuah Racana Pandega, untuk dilaksanakan bersama dalam Racana dan diawasi bersama pelaksanaannya oleh Pemangku adat.
Yang tak kalah pentingnya dalam pelaksanaan pembinaan Racana Pandega adalah adanya sandi Racana.

Sandi Racana menurut devinisinya yaitu :
Sandi adalah kode rahasia.
Racana adalah Wadah pembinaan Pramuka Pandega digugus depan.

Jadi Sandi Racana adalah Kode rahasia yang menjadi kode kehormatan bagi Pramuka Pandega dalam sebuah Racana yang arti dan pengertiannya hanya boleh diketahui anggota Racana tersebut.

Berikut ini adalah contoh sandi racana


Malam Racana adalah  Pertemuan atau sidang Racana, dimana dalam pertemuan atau sidang tersebut berfungsi untuk memberikan penghargaan bagi anggota yang berjasa atau untuk memberikan sangsi bagi anggota yang melanggar adat ambalan dan  kode kehormatan Gerakan Pramuka. Uniknya walaupun dilaksanakan pada siang hari namanya tetap malam Racana, itulah keistimewaan dunia Pandega. 

Satuan Dalam Pramuka Pandega
Racana adalah Wadah pembinaan Pramuka digugus depan yang merupakan satuan terbesar dalam Pandega.

Reka adalah satuan terkecil dalam Pandega yang dipimpin oleh seorang Pimpinan Reka dan dibantu oleh seorang Wakil Pimpinan Reka, biasa disebut Pinka dan Wapinka.

Pradana adalah pimpinan Reka utama, yang memimpin semua Reka di Racana Pandega.

Dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat operasional Racana Pandega bisa membentuk Reka Kerja yang dipimpin oleh seorang Ketua Reka Kerja, yang khusus melaksanakan suatu kegiatan. Dalam organisasi umum ini disebut Panitia, tetapi dalam Kepramukaan kita mempunyai istilah khusus yang membedakan kita dengan organisasi lain yaitu Reka Kerja. Sebutan yang diberikan berdasarkan golongan peserta didik dalam hal ini Pandega berdasarkan pola pembinaannya untuk membentuk rasa bangga menjadi seorang Pramuka Pandega pada peserta didik.

Alur Perjalanan Pramuka Pandega
TAMU RACANA  Orientasi Pramuka Pandega  CALON PANDEGA ⇨ Menempuh SKU Pandega Wira dan dilantik ⇨ PANDEGA WIRA  Menempuh SKU Pandega Tama dan dilantik  PANDEGA TAMA

Penjelasan:
  • Tamu Racana 
    • adalah calon anggota sebuah Racana, yang untuk menjadi anggota harus melalui Pendidikan Orientasi Pramuka Pandega.
  • Calon Pandega 
    • adalah Tamu Racana yang telah mengikuti Orientasi Pramuka Pandega, dan telah dilantik menjadi anggota Racana atau menjadi calon Pandega.
  • Pandega Wira 
    • adalah Calon Pandega yang telah menempuh SKU Pandega Wira dan telah dilantik menjadi Pandega Wira dan kepadanya berhak mengenakan TKU Pandega Wira.
  • Pandega Tama 
    • adalah Pandega Wira yang telah menempuh SKU Pandega Tama dan telah dilantik menjadi Pandega Tama dan kepadanya berhak mengenakan TKU Pandega Tama.
Tingkatan Pramuka Pandega
Seperti yang telah digambarkan diatas maka tingkatan dalam Pramuka Pandega adalah Pandega Wira dan Pandega Tama. Secara devinitif dapat dijelaskan sebagai berikut, yaitu :
  1. Pandega Wira
    • Wira adalah Tingkatan dalam Pramuka Pandega.
    • Wira secara harfiah adalah prajurit, perwira.
    • Arti kiasan Wira yaitu diharapkan Pramuka Pandega bisa menjadi garda terdepan sebagai seorang patriot, prajurit, perwira kemerdekaan dan mengisinya dengan pembangunan (pimpinan pembangunan), perwira-perwira pembangunan dalam masyarakat dan bangsa Indonesia.
    • Pandega Wira adalah Pramuka Pandega yang telah menempuh SKU (Syarat Kecakapan Umum) Pandega Wira dan telah dilantik menjadi Pandega Wira dan berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) Pandega Wira.
  2. Pandega Tama
    • Tama adalah tingkatan dalam Pramuka Pandega.
    • Tama secara harfiah adalah diambil dari kata utama.
    • Arti kiasan Tama yaitu diharapkan Pramuka Pandega bisa menjadi pemimpin yang utama dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan Negara Indonesia untuk mengisi kemerdekaan.
    • Pandega Tama adalah Pramuka Pandega yang telah menempuh SKU (Syarat Kecakapan Umum) Pandega Tama dan telah dilantik menjadi Pandega Tama dan berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) Pandega Tama.
Dewan Racana
Untuk melaksanakan fungsi organisasi maka perlu dibentuk pengurus Racana yang menjalankan tugas sebagai penanggung jawab dan pengkoordinir kegiatan didalam Racana. Pengurus didalam Racana ini disebut Dewan Racana Pandega. 

Dengan kata lain,
Dewan Racana adalah Pengurus Racana Pandega yang bertanggung jawab dengan semua kegiatan keorganisasian Racana dan bertanggung jawab pada Pembina Pandega, yang dipinpin oleh Ketua Dewan Racana.

Ketua Dewan Racana adalah Pinpinan Dewan Racana biasa disebut Pradana.
Pradana dapat juga diartikan pimpinan Reka utama.

Struktur Dewan Racana Pandega

struktur racana

Pengertian Tugas dan Struktur Dewan Satuan Pramuka
Keterangan :
______ Garis instruksional
---------Garis konsultatif

Bidang disesuaikan dengan kebutuhan Racana, misalnya :
Bidang tekpram, giat ops, litbang, pengabdian, kerohanian dan lain sebagainya.

Ketua, wakil ketua, Sekretaris dan Bendahara disebut BPH (Badan Pelaksana Harian) dewan.

JOB DESKRIPSI

  1. Pemangku Adat
    • Bertanggung jawab dengan pelaksanaan adat ambalan pada suatu pangkalan Pandega.
  2. Ketua
    • Bertanggung jawab dengan semua pelaksanan kegiatan yang ada dalam Racana digugus depan dan pengambil keputusan tertinggi di Racana.
  3. Wakil Ketua
    • Membantu pelaksanaan tugas ketua, pengambil keputusan tertinggi apabila Ketua berhalangan hadir.
  4. Sekretaris
    • Bertanggung jawab mengenai kesekretariatan, surat menyurat, dan pengambil keputusan tertinggi apabila struktur di atasnya berhalangan hadir, bertanggung jawab pada ketua dewan.
  5. Bendahara
    • Bertanggung jawab mengenai perbendaharaan, baik berupa barang maupun keuangan, pengambil keputusan tertinggi apabila struktur di atasnya berhalangan hadir, bertanggung jawab pada ketua dewan.
  6. Ketua Bidang
    • Bertanggung jawab mengenai pelaksanaan program kerja dalam bidangnya, dan bertanggung jawab pada ketua dewan.
Dalam sebuah gugus depan Pandega terdapat dua struktur dewan Racana yaitu Racana Putra dan Racana Putri.

Source: Panduan Pramuka Unisma

Terimakasih atas kunjungannya, silahkan share artikel ini agar semakin bermanfaat :)

0 comments:

Post a Comment